Dasar Pemikiran.

Banyaknya benturan antara klub / komunitas terhadap pengguna lalu lintas lain pada saat club / komunitas melaksanakan group riding

Benturan yang terjadi  dengan masyarakat pada saat group riding menyebabkan munculnya persoalan  sosial antara masyarakat dengan club dan komunitas pengguna sepeda motor, berulang kali kasus arogansi pengguna sepeda motor pada saat group riding terhadap pengguna jalan lainya muncul di media massa, sehingga secara akumulatif menimbulkan kesan negative di masyarakat terhadap club/komunitas terutama pada saat mereka melaksanakan group riding.

Dilihat dari sisi keselamatan dan pelaksanaan peraturan lalu lintas, group riding juga memunculkan sejumlah masalah, persoalan mengatur kecepatan dan jarak, jumlah peserta dalam setiap kelompok group riding, penggunaan assesories ( lampu isyarat strobe, sirine ) adalah contoh yang masih menjadi persoalan  pada saat group riding.

Dengan demikian  diperlukan tindakan sistematik secara simultan ke anggota klub / komunitas dan masyarakat dalam membangun dan memahami group riding .

Road safety Association, sebagai yayasan yang hadir dari  pengurus club / komunitas sepeda motor memiliki focus kerja untuk meningkatkan keselamatan dijalan, baik secara internal kepada pengguna sepeda motor maupun secara eksternal pengguna jalan lainnya, bermaksud memberikan pemahaman dan pengetahuan secara simultan bagaimana melaksanakan group riding yang ideal.

Road Safety Association akan menyelenggarakan workshop “ Bagaimana Melaksanakan Group Riding Yang Ideal “ kepada 100 orang perwakilan pengurus club / komunitas dan masyarakat umum dalam rangka perayaan ulang tahun komunitas pengguna sepeda motor Suzuki 2 Wheel yang ke lima, di Suzuki IZA, Tanggerang pada tanggal 9 Agustus 2008

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.