JAKARTA , 22 Januari 2013 – Pejalan kaki menjadi pihak paling lemah di jalan raya. Sejumlah kasus kecelakaan lalu lintas jalan menyebabkan fatalitas yang buruk bagi pejalan kaki. Di sisi lain, trotoar jalan yang semestinya untuk pejalan kaki, dirampas oleh pengguna jalan lain seperti pesepeda motor, pemobil, bahkan pedagang kaki lima.Road Safety Association (RSA) menyerukan semua pengguna jalan menempatkan diri sesuai porsinya. Hargai pejalan kaki. Tidak merampas trotoar jalan.

“Kalau melihat data yang ada, sekitar 21% korban kecelakaan yang tewas pada 2010 adalah pejalan kaki,” tegas Edo Rusyanto, ketua umum RSA, di Jakarta, Selasa (22/1/2013).Artinya, tambah dia, jika pada tahun itu rata-rata tiap hari korban tewas akibat kecelakaan sebanyak 86 orang, jumlah pejalan kaki yang tewas di seluruh Indonesia, setiap hari rata-rata 18 jiwa. Memprihatinkan!

Solusi untuk itu, seluruh pengguna jalan menempatkan diri sesuai porsinya. Pejalan kaki berada di trotoar jalan. Menyeberang pada tempat yang disediakan seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) atau area zebra cross. Tentu saja, tetap dengan mengedepankan kehati-hatian yang tinggi. Pesepeda motor dan pemobil tidak elok merampas trotoar. Kedua kendaraan tersebut berjalan sesuai dengan jalan yang ada. Sisi kiri untuk kendaraan yang melaju dengan kecepatan rendah.

Di bagian lain, pemerintah daerah harus menyediakan infrastruktur yang memadai untuk pejalan kaki. Sediakan trotoar dan area penyeberangan jalan yang memadai. “Sedangkan penegakan hukum untuk mensterilkan trotoar di luar pejalan kaki juga harus terus dilakukan penegak hukum,” kata dia.

Menyinggung Deklarasi ‘Hari Pejalan Kaki Nasional’ yang digagas Koalisi Pejalan Kaki pada Selasa, 22 Januari 2013, Sekjen RSA Lucky Junan Subiakto menilai, merupakan langkah positif untuk mewujudkan rasa aman, selamat, dan nyaman. “Keselamatan di jalan menjadi prioritas,” tegas Lucky.

RSA mendukung upaya untuk wewujudkan lalu lintas jalan yang lebih humanis. Cukup sudah tiap hari korban tewas 89 orang akibat kecelakaan lalu lintas jalan. (*)

 

Road Safety Association (RSA)
Kontak:Edo Rusyanto, ketua umum RSA : edorusia@gmail.com/ twitter @edorusia
Lucky J. Subiakto, sekjen RSA: lucky.junan.subiakto@gmail.com/ twitter @luckysubiakto

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *