JAKARTA – Terus meningkatnya angka kecelakaan di jalan membuat miris masyarakat. Korban tewas, luka berat, dan luka ringan bergelimpangan. Tahun 2008, rata-rata setiap hari 3 nyawa melayang di jalan di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Itu baru yang tercatat oleh pihak kepolisian. Bagaimana yang tidak tercatat? Bisa jadi jumlahnya terus bertambah.

Road Safety Association (RSA) menyadari bahwa penyebab kecelakaan sedikitnya oleh tiga faktor. Pertama, akibat perilaku pengendara yang ugal-ugalan. Kedua, faktor infrastruktur jalan. Dan ketiga, faktor alam yakni cuaca.Faktor manusia, yakni pengendara, terkait erat dengan mental pengendara yang tidak mau tertib mentaati marka dan rambu jalan. ”Karena itu, butuh penegakan hukum oleh aparat Kepolisian khususnya Polisi Lalu Lintas (Polantas),” ujar Rio Octaviano, ketua RSA, di Jakarta, Rabu (1/7).

Menurut Rio, dalam rangka HUT Bhayangkara ke-63, pihaknya mendesak agar Kepolisian lebih tegas menindak para pelanggar lalu lintas. ”Kami mendukung upaya polantas menindak para pelanggar lalin, di sisi lain kami menyerukan Kepolisian supaya tidak membuka ruang praktik suap dari para pelanggar lalin,” tegas Rio. Ia menilai, praktik main mata antara petugas dan pelanggar lalin membuat mentalitas pengguna jalan menjadi semau gue. ”Polisi harus menegakkan kewibawaannya. Kikis mental suap,” papar pria tersebut.

RSA berharap, sesuai dengan tema hari jadi ke-63 yaitu reformasi birokrasi POLRI, Kepolisian makin kian meningkatkan peran selaku penjaga ketertiban di jalan. ”Masyarakat pengguna jalan juga jangan berkendara semaunya. Dan, terpenting jangan memberi uang suap saat ditilang oleh polisi,” harap Rio.

Sekilas RSA

Road Safety Association (RSA) berdiri pada 2007 adalah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang keselamatan berkendara di jalan. Organisasi yang semula bernama Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ) memiliki ratusan simpatisan dan relawan, termasuk puluhan komunitas sepeda motor dan komunitas pengendara mobil.

RSA berbasis di Jakarta, hingga kini mengkampanyekan road safety melalui pertemuan informal komunitas sepeda motor secara berkala satu bulan sekali, kemudian melalui event hari jadi komunitas motor, maupun program pelatihan ke sekolah menengah umum dan perusahaan-perusahaan yang peduli road safety. RSA bersifat nirlaba dan independen. (*)

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *