Photo dari Om Dimas 494

Acara itu akhirnya terselenggara dengan meriah, ramai. Kegiatan mulia ini bertujuan unutk membantu, rekan-rekan yang bertugas pada saat-saat kita semua terlelap, kita semua lupa, bahwa ada mereka selama ini yang membuat kita aman, nyaman, walau mereka tidak memikirkan akan terlupakan oleh kita. 

Bantuan tersebut berupa makanan dan beberapa dari sembako kepada titik-titik yang telah ditentukan, dalam hal ini dibawah wilayah kota administrasi jakarta selatan. Kata terima kasih dan sekedar sembako itu rasanya tidak cukup kita bagikan mengingat jasa mereka selama ini. Koramil, Pospol, Kantor Kecamatan, dan lain sebagainya. Semoga, semua amal ibadah yang dilakukan oleh rekan-rekan semua, dapat di terima di sisi NYA, dan menjadi tabungan, atau bekal di saat kita menghadap sang Pencipta, nanti. AMIN!. Terima kasih kepada ORARI lokal kebayoran, dan komunitas 494, juga DTC, yang telah mempercayakan saya memberika sedikit himbauan yang bersifat hanya mengingatkan kepada rekan-rekan selama aksi SOTR ini berlangsung. Sedikit misslead terjadi pada konvoi, karena ini konvoi kendaraan road empat dalam jumlah cukup besar, maka sebetulnya banyak yang harus diperhatikan.

Road Block Sebetulnya tidak perlu, apalagi dilakukan oleh kalangan sipil (anggota rombongan). Saya berulang kali mencoba kembali mengerti urjensi dari road block ini, dengan turut “menikmati” aksi tersebut. Tetapi tetap saja saya tidak mendapatkan esensi dari hal tersebut. Hanya beberapa kali saya mengucapkan “jangan road block, jangan road block” pada radio. Selanjutnya diserahkan kepada rombongan kembali untuk keputusan. Kendala rambu jalan (traffic light) seharusnya bisa di jadikan media untuk merapatkan barisan, seperti yang dirasakan beberapa saat setelah itu. Juga saya katakan pada briefing sebelumnya, pertama, we’re no body out there, dan juga putusnya rangkaian seharusnya bukan menjadi kendala, mengingat, seluruh kendaraan dilengkapi oleh radio komunikasi. Dan juga pada akhirnya terbukti, putus rangkaian tidak dapat dicegah dengan aksi ini.

Hazzard Sign Pada pertama kali seluruh rangkaian berjalan, beberapa anggota rombongan sudah berusaha mengingatkan, untuk tidak menghidupkan lampu Hazzard, mungkin hal tersebut dilakukan sebagai salah satu pengenal aggota rombongan. Cukup dimengerti, karena baru sedikit dari klub automotive yang sudah tidak memberlakukan hazzard sign pada saat group drive.

Lampu Disco Gak komen deh kalo ini pasti dah pada ngarti..tapi perasaan pas gue di depan mobil Daniel, serasa lagi clubbing..kekekekekekkkk….

 

Sedikit saran, mungkin bisa bermafaat di acara selanjutnya, yang melibatkan banyak roda empat dalam group drive.

Gunakan Kelompok dalam rangkaian jumlah besar, akan lebih mudah menggunakan kelompok jalan (koja), dengan sub RC tiap kelompok tersebut. Bila di kaitkan dengan acara SOTR kemarin, koja ini akan sangat membantu dalam memenuhi target waktu dalam pendistribusian bantuan (kendala kemarin adalah, akhirnya semua merasa terburu-buru mengejar waktu Sahur). Juga dapat meminimalisir kemacetan di tengah jalan, yang diakibatkan parkir panjang tiap rombongan berhenti. istilanya, tidak perlu satu bungkus nasi, diantar oleh 5 orang, toh yang pegang nasi nya, cuman 1 orang pada saat pemberian?.

Jangan Ada Road Block Dengan adanya point diatas, maka dengan otomatis, pemblokiran jalan dapat di eliminir. Mungkin hanya itu masukan dari saya, dalam melihat kondisi Group Drive pada malam itu, selebihnya, saya menilai melihat acara itu sudah berjalan dengan baik. Hanya saja, yang saya tidak bosan katakan dalam setiap kesempatan untuk group ride/group drive, we’re nobody out there, so..we’re not special. Sukses untuk acara Sahur On The Road, Daihatsu Taruna Club, Komunitas 494, 564, ORARI Lokal Kebayoran. Photo dokumentasi bisa dilihat pada halaman ini, ini, ini, atau ini.

 

 

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *