RSA Army

 

Ahhh…. Akhirnya selesai juga acara sereal seremonial Pekan Keselamatan 2 kemarin, yang di adakan di Silang Barat Daya, Monas. Setelah semua persiapan, meeting dan sebagainya dilaksanakan, berikut juga dengan perseteruan “memalukan” dari para instansi yang bertanggung jawab di jalan, acara kemarin berjalan cukup meriah. Seluruh sukarelawan, terpisah menjadi 5 kelpompok, yang kemudian di letakkan pada titik-titik yang telah ditentukan. Kami menggelar spanduk, berisi himbauan untuk para pengguna jalan, khususnya pengendara motor. Wilayah Mampang, Grogol, Cempaka Mas, Matraman, dan Harmoni. Berikut adalah rencana yang telah dibuat sebelumnya, bertempat di MidPoint Cafe, Senayan. Walaupun sebagian acara telah “diacak-acak” oleh protokoler, dan Pasukan Pengamanan Ke-Presidenan, tapi masih dalam tahap terkendali. Aksi 100 Bikers, yang ternyata dihadiri oleh 105 bikers ini, dilaksanakan sama seprti apa yang telah direncanakan.

1. Pembentangan Spanduk di 5 titik wilayah

2. Pembagian Flyer, dari Wahana

. Pembagian CD, dari Wahana

4. sedangkan untuk pembagian stiker, belum dapat terlaksana.

 

Rio Caplang Andri Eko Ridwan

 

Instansi yang terlibat dalam operasional, yang saya lihat,

1. Event Organiser, Hesa Comm

2. Departemen Perhubungan

3. POLRI

4. Sponsor Swasta

Jam 7.30 sampai di lokasi, dan ternyata sudah didahulukan rekan-rekan yang lain..sempat tertahan oleh Pol PP, dan ada sedikit adu argumentasi, tapi mereka memang tidak tahu apa-apa. Jadi percuma saja jika pada waktu itu di paksakan ber argumen dengan mereka.

 

Terhambat Pol PP

 

Setelah sampai di dalam, rekan-rekan langsung memarkirkan kendaraannya ditempat yang telah disepakati sebelumnya parkir 100 bikers. Setelah koordinasi dengan seluruh PIC wilayah dan PIC klub, tadinya pingin gunakan TOA dari ditlantas (yang hilang entah kemana), tapi ternyata rusak, dan terpaksa saya harus teriak-teriak lagi (tenggorokan gue kering ampe sekarang). Wilayah diwakili oleh seluruh klub peserta. Setelah dilepas oleh Pak Wakil Presiden, 105 bikers langsung berhamburan keluar dengan rapih ( minus 1 orang dari HOC yang kebelet pipis…mana motor palig depan..kekekekekkkk). Aksi dilaksanakan dengan lancar, tanpa air minum dari para sukarelawan, sangat kering terasa tenggorokan ini. Setelah flyer habis, kita kembali lagi ke lokasi kumpul Monas, untuk “minta jatah” Makan siang. Tapi sayangnya, makan siangpun terlambat datang, karena kami sudah tiba dilokasi kurang dari jam 12 siang. Saatnya berantakan, Adanya kompensasi pembagian helm, dikoordinasikan oleh pihak EO, dan kembali, harus berhubungan lagi dengan DepHub. Ternyata, mereka hanya bisa menyediakan kurang dari 125 Helm (yang telah disepakati sebelumnya). Insiden kecil berupa pembagian helm yang diluar komando pun terjadi. Orang umum diluar bikers pun sempat mengambil helm tersebut, alhasil, sebagian peserta tidak mendapatkan helm yang hanya di distribusikan sebanyak 105 helm. PolPP datang dengan gagahnya, “Pak Rio yah..?” dan mereka membahas masalah parkiran anak Klub…hehehehehe…panas lagi deeeh…. hasilnya adalah : kita…cuekin…kekekekekekkkk

 

Satpol PP yang ganteng

 

Penjelasan dari Bu Besty pihak Dirhubdar adalah, semua ini adalah akibat Diknas yang plin plan (saya sendiri hadir dalam rapat, dan mendengar pihak Diknas TIDAK DAPAT hadir dalam acara tanggal 20 kemarin) yang ternyata mereka hadir, bahkan mendapat 150 helm, yang cukup lumayan membuat pihak dirhubdar pontang panting mencari sisa helm. Kembali lagi, pihak EO yang tidak koordinasi dengan pihak Dephub..hehehehehe….gue ketawa aja lah. Pada saat berkendara pulang, ada “sesuatu” yang terus mengganjal di hati saya…saya tidak bisa memberikan kompensasi setimpal kepada rekan-rekan bikers yang telah menjadi sukarelawan. Tapi mendadak hati saya berteriak “Alhamdulillah..!! Terima kasih ya Allah, acara ini dapat berjalan…” walaupun itu sangat berbeda dengan kerisauan hati saya, tapi..itu bisa menyembuhkan “ganjalan” yang ada sebelumnya, paling tidak mengurangi beban mental. Sekarang tinggal tunggu, pihak Dirlantas, telpon saya…”mas..waktu itu TOA kemana ya..??” Buat seluruh Rekan Bikers, dan Om Djoko, buat dokumentasinya.. saya sangat berterima kasih atas terlaksananya aksi kita ini, kita anggap, kemarin adalah aksi RSA, bukan Dirhubdar atau siapapun….dan insya Allah..kita tidak akan merasa menjadi Boneka. Amin… [updated dari poto2 om Djoko]

Om Djoko

 

Dan Laporan dari Reporter RSA bisa di dapat disini Related Articles : JalanRaya.Net

 

*sangat berbeda tiap instansi dalam aplikasi kampanye..yang satu..lebih ke acara seremonial..yang satu lagi doyannya show of force…bukannya narik simpati…tapi malah menuai kutukan…30ribu motor in one day???*

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.