9092011

Rasanya judul artikel kali ini tepat dan mengena. Jauh sebelum ane bergabung dengan RSA, para founder LSM yang sebelumnya bernama Forum Safety Riding Jakarta ini telah menggodok konsep dengan api idealisme mereka. Sejak berdiri tahun 2007 silam, RSA gencar meneriakkan jargon aman berkendara..jauh sebelum kemunculan berbagai macam organisasi beraroma safety riding dan sebangsanya.

Sayangnya, tipikal gerakan yang timbul dari grass root adalah minimnya sumber daya, terutama dana. Meskipun belakangan pendanaan swadaya kecil-kecilan cukup untuk menggerakkan idealisme dan pergerakan RSA, namun tetap saja.. Institusi dan Lembaga-lembaga lain bernafaskan aman berkendara lebih kencang bergaung berkat sokongan dana yang kuat. Namun RSA tetap bersemangat..seolah tidak peduli ide-ide dan jargon mereka begitu banyak diadopsi pihak lain yang lebih kuat modal, RSA bergerak tanpa pamrih.. “Tidak peduli siapapun yang meneriakkan road safety, selama bisa menurunkan angka kecelakaan..kami cukup senang” demikian kutip Rio Octaviano, ketua umum RSA.

RSA @ O-Channel

Setidaknya demikian cuplikan singkat obrolan off-air antara ane, bro Rio dan eyang Edo Rusyanto di studio O-Channel pagi ini.. Selebihnya, pada obrolan on-air, selainmenuntut pemerintah menyediakan transportasi massal yang aman, nyaman, cepat dan terjangkau secara akses dan finansial, kami mengangkat salah satu produk RSA yaitu segitiga RSA (Rules-Skill-Attitude) yang sudah berkali-kali dibahas di blog ini. Silakan cari dan pahami maknanya.. (bagi yang ingin menambah ilmu tentunya).

Segitiga RSA

Maraknya kecelakaan lalu-lintas seolah bagai badai bertubi-tubi yang menyerang dan menghempaskan ratusan pengguna jalan. Belum lepas ingatan kita tentang kasus lakalantas tragis di Jl. Sudirman, pada periode libur lebaran 2011 kemarin 710 jiwa harus melayang akibat laka lantas. kalau dirata-ratakan, berarti selama periode tersebut, sekitar 50 orang tewas setiap harinya..Masih dalam suasana lebaran, seorang artis turut membumbui dan mempopulerkan “budaya” kecelakaan lalu lintas. Akibatnya..? “laka lantas is now a trending topic”

Tiba-tiba saja bermunculan para pakar dan pengamat aman berkendara belakangan ini di berbagai acara di media massa, terkadang unsur promosi dan politis turut bermain di dalamnya. Bagaimana dengan RSA..? RSA bukan kumpulan para pakar..RSA tidak lebih pintar dari rakyat pada umumnya..RSA bukanlah manusia super yang dijamin aman dari resiko kecelakaan..

Setelah memaknai lini masa belakangan ini, pantaslah kiranya bahwa RSA telah bangun terlalu pagi meneriakkan jargon aman berkendara..sementara pihak yang seharusnya lebih bertanggung jawab dalam pencegahan kecelakaan telah terlalu pulas tertidur dan bangun terlalu siang..kemana aja pak waktu RSA dulu membahas aman berkendara..?

Last..RSA sepertinya lebih pantas disebut gerombolan guru BP (pelajaran yang disinyalir paling tidak diminati di sekolah) yang gemar meneriakkan lawakan tidak lucu bertajuk “road safety”.

 

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *