Jakarta, rsa.or,id – Keselamatan di jalan atau keselamatan saat berkendara bagi organisasi otomotif adalah hal yang wajib. Atas dasar itulah, MT Riders Indonesia (MTRI), sebuah organisasi otomotif pengguna Yamaha MT di Indonesia menggelar ‘Road Safety Sharing Session’ dalam Anniversary yang ke-2 di TMII, Sabtu (9/12) lalu.

“Kegiatan seperti ini sudah sering dan rutin dilakukan di internal acara MTRI, untuk mengingatkan dan menambah pengetahuan tentang pentingnya keselamatan berkendara” ujar Sekjen MTRI Berlan Sumadi.

Pria yang saat ini terpilih menjadi Ketua Umum MTRI menggantikan Ade Rukmana itu mengatakan,”Yang namanya keselamatan berkendara mesti jadi hal utama yang diperhatikan”.

Dalam sharing session itu, MTRI menggandeng Road Safety Association (RSA) Indonesia, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat pemerhati keselamatan jalan di Indonesia. RSA Indonesia hadir diwakili oleh Sekjen, Nursal Ramadhan.

Dalam sharingnya, pria yang juga Penasihat Nasional MTRI itu menekankan pentingnya memahami aturan lalu lintas yang berlaku dan memiliki perilaku berkendara yang baik.

“Rules (aturan) menjadi prinsip dasar seorang pengendara. Selain itu, perilaku (attitude) yang baik akan jadi faktor penentu keselamatan di jalan,” kata Nursal.

Penyampaian materi road safety mengenai aturan (rules), dan perilaku (attitude) ketika berkendara menang sangat diperlukan pengendara sepeda motor. Selain itu, materi manajemen berkendara berkelompok atau turing juga dibutuhkan sebuah organisasi otomotif seperti MTRI.

“Kami merasa materi safety seperti ini sangat kami perlukan terlebih banyak diantara kami penyuka turing, itu sebabnya dimasukkan ke dalam salah satu bagian acara,” kata Ketua Panitia Pelaksana Acara, Dede Arie.

Anniversary kedua yang bertajuk “We Stand in Unity” itu dihadiri oleh anggota MTRI yang merupakan perwakilan dari chapter-chapter MTRI di seluruh Indonesia. (*)

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.