Mudik, sebuah ‘ritual’ yang dilakukan oleh umat Muslim menjelang hari raya Idul Fitri. Mudik sejatinya adalah perjalanan silaturahim dengan sanak keluarga di kampung halaman. Namun arus mudik dan balik lebaran menyumbang catatan kelam terhadap angka kecelakaan lalu lintas jalan.

Fakta data memperlihatkan pada 2015, tercatat sekitar 40-an jiwa tewas tiap hari selama arus mudik dan balik lebaran

Berangkat dari keprihatinan atas angka kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran maka Road Safety (RSA) Association akan memberikan beberapa tips mudik aman dan selamat

Tips mudik secara rutin diberikan RSA Indonesia tiap tahun dan untuk tahun ini tips mudik dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah tips sebelum perjalanan mudik, kedua tips selama mudik dan yang ketiga, tips sekembalinya dari mudik.

Semoga tips yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat buat para pemudik.

Tips Sebelum Mudik

1.Pergi ke bengkel; periksa kelaikan kendaraan

  • tekanan angin ban, sesuaikan dengan anjuran pabrikan
  • Alur ban, pastikan kondisi alur ban masih pada batas aman
  • Minyak dan pelumas kendaraan
  • Kanvas rem
  • Transmisi kendaraan
  • Kaki-kaki kendaraan (shock absorber, per, as roda, ball joint dll)
  • Penerangan kendaraan, seperti lampu utama, lampu jauh
  • Signal kendaraan, seperti lampu sign, hazard untuk mobil

2. Siapkan Mental; Mudik aman, nyaman dan selamat

  • Selalu berdoa sebelum berkendara
  • Pahami batas fisik, kondisi fisik pengaruhi emosi
  • Buang emosi, tidak ada gunanya
  • Atur jadwal keberangkatan dengan matang agar tidak tergesa-gesa
  • Jangan membawa penumpang dan barang dengan berlebihan
  • Beri kesempatan kendaraan lain yang telah menyalakan lampu sign
  • Waspadai titik-titik kepadatan lalu lintas seperti pasar tumpah dan jalan rusak

Tips Selama Perjalanan Mudik

3. Fokus, Jangan lengah; berperilaku santun dan menghargai sesama

  • Jika mengantuk, beristirahatlah, cari tempat yang aman (rest area, posko mudik)
  • Jangan lupa untuk tidur selama 20-30 menit
  • Siapkan supir cadangan untuk bergantian berkendara
  • Ingat selalu untuk menghargai pengguna jalan lain
  • Menjaga fokus dan kewaspadaan baik saat arus lalu lintas padat atau lengang
  • Selalu jaga jarak aman, tiga detik dengan kendaraan di depan
  • Jangan terpancing dengan pengendara lain yang provokatif

4. Patuhi Aturan Lalu Lintas; Mudik aman, nyaman dan selamat

  • Patuhi tiap rambu lalu lintas , marka jalan dan lampu lalu lintas
  • Jangan membawa penumpang dan barang dengan berlebihan
  • Beri kesempatan kendaraan lain yang telah menyalakan lampu sign
  • Tidak ‘ngebut’ karena mudik perjalanan silaturahim
  • Hindari berponsel saat mengemudi
  • Tidak menggunakan sirine, strobo dan rotator
  • Jika berkendara secara berkelompok jangan nyalakan lampu hazard, ingat hazard hanya untuk darurat dan posisi berhenti
  • Selalu Ikuti arahan dan perintah petugas kepolisian

Tips Kembali dari Mudik

5. Rencanakan Perjalanan Kembali; Jangan tergesa-gesa, ingat keselamatan yang utama

  • Berdoa sebelum memulai perjalanan
  • Rencanakan perjalanan dengan matang
  • Perkirakan dengan matang untuk waktu tempuh dan kepadatan arus balik agar  cukup waktu untuk beristirahat dan siap beraktifitas kembali di hari kerja.
  • Pantau informasi arus balik terkini melalui media online dan media sosial. Ingat , pantau informasinya  jangan saat berkendara!
  • Jadikan perjalanan kembali dari mudik adalah perjalanan kembali untuk mencari nafkah
  • Hindari tergesa-gesa saat perjalanan kembali dari mudik, ingat keselamatan yang utama
  • Jangan memaksa diri tetap berkendara jika sudah mengantuk
  • Beristirahat dan tidur selama 20-30 menit di lokasi-lokasi istirahat, seperti posko mudik, SPBU dan rest area
  • Tetap menjaga fokus, kewaspadaan saat berkendara dan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan
  • Ingatlah selalu, hakikat berkendara adalah tiba selamat di tujuan

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.