Jakarta, www.rsa.or.id – Jalan-jalan sama teman-teman memang mengasyikkan. Naik motor bareng-bareng ke tepat nongkrong memang menyenangkan. Ke sekolah naik motor memang mengenakkan. Tapi kalo sudah gitu, banyak anak remaja lupa pada apa yang mestinya diperhatikan. Masa depan yang terbentang begitu panjang nggak jarang menjadi korban.

Dikatakan oleh dr. Bernie Endyarni Medise, SpA(K) dalam seminar media Pekan Kesehatan Remaja di kantor IDAI, Jakarta, sebagaimana dilansir Riauaktual.com (16/3/2018), 30 persen remaja nggak pakai helm saat naik motor. Hal ini jadi penyebab kematian yang besar pada remaja.

Sementara WHO melaporkan, penyebab kematian remaja yang paling besar adalah kecelakaan lalu lintas. Senada dengan itu, Data Kementerian Kesehatan RI tahun 2011, menempatkan kecelakaan transportasi pada urutan pertama penyebab kematian remaja.

Dalam berlalu lintas, hendaknya kita berusaha menaati rambu-rambu dan peraturan lalu lintas yang berlaku. Bukan malah melanggarnya dengan dalih aturan itu adalah bagian dari hukum ‘tagut’ yang mesti ditentang. (*/ls)

Sumber: Panjimas

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.