Source

 

Siapa bilang biker ga bisa bangun pagi? Hal itu terbukti saat RSA mengajak perwakilan klub/komunitas pengendara roda dua untuk mengunjungi Traffic Management Center (TMC) di Polda Metro Jaya. Acara dimulai jam 10, namun sejak pukul 9 pagi sudah banyak biker yang berkumpul di area khusus bertanda spanduk Road Safety Association.

dsc00876

Pukul 10 barulah rombongan memasuki ruangan TMC. Di sini terlihat deretan monitor, televisi dan sebuah monitor utama berukuran sekitar 5 x 10 meter. Komisaris Polisi (Kompol) Sambodo, koordinator TMC, menjadi tuan rumah yang memberi penjelasan sejarah TMC serta fasilitas-fasilitas yang dimiliki.

Traffic Management Center

TMC didirikan tahun 2005, awalnya berada di Pancoran dan baru tahun 2007 pindah ke Polda Metro, berbarengan dengan dimulainya beliau bertugas sebagai koordinator.

GIS (Geographical Information System)

Fasilitas yang dimiliki TMC antara lain GIS (Geographical Information System) yang memberikan informasi berdasarkan posisi geografis menyangkut lokasi kecelakaan lengkap dengan kronologi serta data korban, petugas (polisi) atau kemacetan.

Tampilan CCTV

Selain itu juga ada 160 CCTV baik yang berada di bawah kendali TMC langsung ataupun bekerja sama dengan Pemda DKI Jakarta, yang berfungsi memonitor keadaan di titik-titik tersebut.

Fasilitas lain yang belum banyak dimanfaatkan masyarakat adalah SMS 1717. Memang pihak TMC masih kurang menyosialisasikan salah satu jalur pelaporan ini kepada masyarakat, sesuai jawaban Pak Sambodo terhadap pertanyaan saya. Padahal ada banyak fungsi 1717 ini, mulai dari menanyakan lokasi mobil SAMSAT keliling, informasi keramaian, sampai pelaporan kendaraan hilang.

Selain fasilitas-fasilitas resmi tersebut, admin situs TMC juga sempat live blogging eh live reporting kunjungan kami. Terbukti saat penjelasan baru dimulai, Pak Sambodo langsung menunjukkan update berita di situs TMC mengenai kunjungan RSA. Kalau ada hotspot kami live blogging deh, Pak.

Kompol Sambodo, Koordinator TMC

Saya pribadi senang dengan terbukanya TMC terhadap masyarakat. Apalagi dengan suguhan makanan kecil yang diberikan. Semoga dengan fasilitas yang sarat tehnologi, layanan pihak Kepolisian semakin baik, dan tak ada lagi polisi lalu lintas yang mestinya jadi intel. (Ini joke Pak Sambodo. Katanya nanti perekrutan Polantas akan disertai tes psikologi yang lebih baik lagi. Supaya Polantas tak bersikap seperti Intel. Sukanya bersembunyi di balik pohon lalu tiba-tiba menghentikan kendaraan yang dianggap melanggar lalu lintas.)

Sayangnya tak bertemu para Polwan seperti di email yang beredar itu. Padahal saya sudah menyiapkan satu set borgol.

 

 

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *