TEAM Road Safety Association (RSA) Indonesia menyambangi markas Stream Community, Jakarta. Kehadiran RSA Indonesia kali ini untuk memenuhi undangan komunitas otomotif itu dalam sharing session tentang keselamatan jalan (road safety).

Topik kali ini fokus pada masalah keselamatan mengendarai mobil khususnya mengenai bagaimana konvoy di jalan,” papar Ivan Virnanda, ketua umum RSA Indonesia, di Jakarta, Minggu, 26 April 2015.

Dia tidak sendiri ketika menyambangi sekretariat Stream Community di Jl. Sekolah Kencana II No. 14, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hari itu hadir juga Sekjen RSA Indonesia Nursal Ramadhan dan Bendahara RSA Indonesia Dito.

Kediaman Dina di Pondok Indah yang dijadikan markas Stream Community itu sudah ditata sedemikian rupa. Saat tim RSA Indonesia tiba belum banyak peserta yang hadir. Pada saat bersamaan datang Teta, ketua Chapter Stream Community Jabodetabek. Setelah itu mulai berdatangan peserta yang lain hingga mencapai 30-an orang yang hadir.

Sharing session pun bergulir dalam suasana kekeluargaan yang kental. Ivan membuka paparan dengan menceritakan RSA dan latar belakangnya. “RSA adalah orang-orang gila yang mengajak waras,” kata dia.

Lazimnya kegiatan RSA Indonesia, selain paparan dan diskusi, kepada para peserta dibagikan lembar pre-test. Lembar pertanyaan tersebut menjadi salah satu indikator pelaksanaan diskusi sekaligus dimanfaatkan sebagai lembar survey. Tentu saja selain pre-test, dibagikan juga post-test sebagai indikator mengukur sejauhmana efektifitas paparan RSA Indonesia.

Guna melengkapi paparan, Nursal Ramadhan memaparkan tentang fakta dan data jumlah korban kecelakaan di Indonesia. Selain itudisampaikan juga mengenai peraturan berlalulintas jalan, sertaperilaku berkendara dan konvoi yang baik dan benar.

“Konvoi yang baik adalah yang memiliki etika dan tidak merugikan para pengguna jalan. Sedangkan konvoi yang benar adalah sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” jelas Nursal.

Paparan pun mengerucut pada persoalan konvoi. Hal itu ditekankan mengingat pada 15-16 Mei 2015, Stream Community Jabodetabek menggelar perjalanan Jakarta – Lampung. Tak pelak pertanyaan yang munculpun tak jauh dari seputar itu. Misal, “Bagaimana konvoi yang baik?”

Lalu, “Apakah saat berhenti di lampu merah kita harus memberikan prioritas jalan untuk ambulans?”

Namun ada juga pertanyaan lain, seperti “Apa saja yang bisa mengganggu konsentrasi pengemudi?”

Tim RSA Indonesia menjawab secara lugas pertanyaan-pertanyaan yang muncul tersebut. Sedangkan sebagai materi pamungkas, RSA Indonesia memaparkan makna Segitiga RSA. “Paham Rules, memiliki Skill berkendara, dan memiliki Attittude yang baik di jalan. Let’s share the road,”ujar Nursal.

Bagi RSA Indonesia, komunitas Stream Community tergolong familiar. Pada 2012, RSA Indonesia bersama Stream Community menggelar kegiatan serupa. “Bagaimana bila RSA memberikan road safety sharing session di Lampung?” tanya om Teta, setelah menyerahkan kenang-kenangan kepada Tim RSA. (nursal ramadhan)

About Lucky

Disiplin, Tertib, Teratur. 3 hal inilah yang diajarkan oleh orang tua sejak saya kecil sehingga men-darah daging hingga saat ini. Semoga istiqomah.

One thought on “Ngulik Road Safety di Stream Community

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *