Road Safety Association

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • red color
  • green color
Home Artikel Motor Budayakan Safety Riding!
Budayakan Safety Riding! PDF Print E-mail
User Rating: / 1
PoorBest 
Written by lucky junan subiakto   
Thursday, 21 January 2010 03:55

Overview

Data dan fakta menyatakan bahwa terjadi peningkatan jumlah korban tewas pada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara motor. Tengok saja jumlah pengendara sepeda motor yang tewas di Jakarta dan sekitarnya naik 55,5%. Angka itu tercatat sepanjang Januari-April 2009 dibandingkan periode sama 2008. Dari total korban kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yakni 106 orang, sebanyak 28 orang tewas atau sekitar 26,42%, sebanyak 78 orang luka berat dan ringan (73,58%).

Menurut memori penulis, pada tahun 1970-an, kondisi lalu lintas tidak sepadat seperti saat ini, jalan juga belum begitu padat dengan mobil, motor, angkutan umum dan lainnya. pengendara motor masih bebas berkeliaran dimana-mana hanya dengan menggunakan helm catok tanpa adanya rasa khawatir akan kecelakaan dan merasa sudah sangat aman selain itu udara juga belum banyak terpolusi sehingga masih aman untuk dihirup dan membuat wajah segar pengendara motor yang cukup dengan mengenakan helm catok.

 

Tahun 1980-an dimana kondisi jalan mulai padat dan menurut catatan penulis jumlah kecelakaan yang melibatkan pengendara motor pun ikut meningkat maka dari instansi terkait dan aparat mulai meningkatkan tanggungjawabnya dalam melaksanakan tugas. Namun dikarenakan jumlah petugas polisi sangat tidak mencukupi kala itu, pihak kepolisian pun membentuk satuan-satuan yang bertugas mendukung kerja kepolisian. Pada masa ini tercatat satuan-satuan seperti : Supeltas, Banpol bermunculan untuk membantu tugas kepolisian.

Melihat perkembangan transportasi darat dan kondisi jalan raya yang semakin semrawut dimana peningkatan jumlah kendaraan semakin meninggalkan peningkatan jumlah jalan raya maka pada awal 1990-an pemerintah dan DPR membuat suatu perundangan yang mengatur lalu lintas dan jalan raya yang lebih dikenal dengan UULAJ. Namun dalam penerapannya undang-undang tersebut banyak menuai kontroversi karena dinilai oleh beberapa kalangan sangat merugikan pengguna jalan. Tak kurang demo dan unjuk rasa mahasiswa sempat menentang pelaksanaan UULAJ ini.

Era 2000-an menjadi masa yang paling mengkhawatirkan baik dari segi penambahan jumlah kendaraan maupun dari tingkat kecelakaan lalu lintas. Sebagai gambaran saja, angka kecelakaan pada musim mudik 2007 berjumlah 1.982 kasus kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Bandingkan dengan angka pada tahun 2006 yang berjumlah 91 kasus. Angka yang sangat fantastis!

Mengapa Safety Riding itu penting?

Pernahkah anda mengalami kondisi dimana membuat anda marah terhadap kondisi lalu lintas? Pernahkah anda mengalami kondisi sedih yang sangat mendalam yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas yang dialami rekan atau saudara anda? Saya yakin anda pernah mengalaminya.

Oleh karena itu sangat penting untuk dibudayakan Safety Riding bagi pengendara sepeda motor, yang tidak saja aman bagi dirinya sendiri juga mendatangkan rasa aman bagi pengguna jalan yang lain. Ketika budaya Safety Riding tersebut sudah tercipta maka dengan sendirinya akan dilahirkan rasa aman dan nyaman pada seluruh pengguna jalan.

Safety Riding menjadi budaya?

Menciptakan Safety Riding sebagai suatu budaya, tidaklah mudah. Sama seperti budaya lainnya yang diwariskan nenek moyang kita kepada bangsa ini, seperti budaya gotong royong, harus dibentuk selama berabad-abad lamanya. Intinya dibutuhkan suatu proses yang berkesinambungan agar Safety Riding dapat menjadi budaya di masyarakat kita. Apakah mungkin?

 

Mungkin saja! Menurut penulis, Safety Ride merupakan core competency yang harus dimiliki oleh setiap pengguna sepeda motor. Karena dengan begitu, mau tidak mau, pada saat sebelum, selama dan sesudah berkendara kita harus mempertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan dan keselamatan.

Perlu ditanamkan suatu sistem nilai-nilai, keyakinan dan pembiasaan menerapkan Safety Riding kepada seluruh pengguna sepeda motor. Pemahaman terhadap makna Safety Riding harus diawali sebelum membudayakan suatu kebiasaan.

Sebagai gambaran, bahwa untuk menciptakan suatu kebiasaan maka perlu ditanamkan pemahaman dan pemaknaan mengenai Safety Riding, kemudian jika sudah paham dan mengerti maknanya, maka setidaknya hal tersebut akan dicoba untuk diterapkan pada kondisi nyatanya. Setelah diterapkan perlu dilakukan suatu evaluasi dan monitoring untuk menilai apakah penerapan Safety Riding menghasilkan hasil yang positif terhadap keselamatan?

Tahap pemahaman, penerapan dan hasil evaluasi mendatangkan hasil positif maka setiap pengguna sepeda motor dan kendaraan bermotor lainnya akan merasakan manfaat dari safety riding dan akhirnya akan melahirkan needs atau kebutuhan akan hal tersebut. Jika setiap pengguna sepeda motor sudah merasa butuh akan safety riding maka dengan sendirinya Safety Riding akan menjadi kebiasaan bagi semua pengguna sepeda motor dan membawa implikasi yang baik bagi semua pengguna kendaraan bermotor dan pengguna jalan lainnya.

Budayakan Safety Riding! (lucky)

Comments
Search RSS
Only registered users can write comments!

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated on Thursday, 21 January 2010 07:18
 

Relawan RSA

  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association
  • Road Safety Association

Hallo Pengunjung

Selamat Datang di rsa.or.id Kamu dari 38.107.191.90 Pasti kamu tahu, Road Safety itu bukan pilihan, kan??

Pilihan Anda...

Menurut penilaian anda, bagaimana penegakan hukum lalu lintas di jalan?
 

Silahkan Log In disini

  • Main report
    Indonesia has enjoyed a demographic dividend over the last forty years. The working population has been growing faster than the population of non-working dependents. This...
  • Executive summary
    Indonesia has enjoyed a demographic dividend over the last forty years. The working population has been growing faster than the population of non-working dependents. This...
  • Improving access to financial services in Indonesia
    Access to formal financial services is by now widely recognized as critically important to alleviating poverty around the world. An impressive literature has developed supporting...
  • Indonesia - Nias Islands Livelihoods and Economic Development Program Project
    The project development objective is to facilitate post-disaster economic recovery by improving the ability of the government to work with poor rural households in Nias...
  • RSA Download Section

    Materi (4)

    Road Safety Association on Facebook