| Pengenalan Singkat Road Safety Association |
|
|
|
| Written by Rio | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Wednesday, 01 April 2009 09:26 | ||||||||||||||||||||||||||||||
|
Sejarah Road Safety Association ![]() Berawal dari keperdulian para pengurus organisasi sepeda motor di Jakarta dan sekitar dalam menghadapi berbagai persoalan tentang keselamatan pengendara di jalan raya, maka terbentuklah suatu komunikasi yang intensif diantara pengurus organisasi sepeda motor itu, hingga mengkerucut menjadi sebuah milist yang bernama Forum Safety Riding Jakarta Milist yang didirikan pada September 2005 ini
khusus membicarakan tentang safety riding ini benar benar menarik perhatian para biker yang memang antusias dengan masalah keselamatan di Jalan, hingga saat ini telah tercatat 70 klub dan komunitas yang tergabung di milist ini. Milist FSRJ mempunyai perbedaan dengan milist-milist yang lain, FSRJ mempunyai sisi eksklusive untuk menjadi anggotanya, karena hanya pengurus club atau komunitas yang dapat bergabung dimilist ini, itupun hanya diwakili oleh dua orang saja per klub / komunitas. Milist ini terus berkembang, karena banyak sisi keunikan dimilist ini selain setiap anggota yang tergabung disitu mendapatkan kesempatan bergaul dengan sesama biker dari klub dan komunitas lain, dimilist ini juga hangat pembicaraan tentang keselamatan dijalan, tukar menukar pengalaman bahkan fakta fakta yang mereka miliki, semuanya ini membuat suasana milist FSRJ berbeda dengan milist milist motor lain yang pada umumnya homogen. Beberapa waktu yang lalu milist ini mengurang sedikit sisi ekslusivenya, yaitu dengan mengijinkan personel personel yang dianggap benar benar konsern dengan safety riding bergabung dalam milist ini, maka hadirlah bro Joel D. Mastana seorang safety trainer yang sudah malang melintang didunia Safety Riding, beberapa perwakilan dari ATPM dan Media Otomotif. Ketika forum ini melihat berbagai persoalan akan lebih mudah diselesaikan melalui suatu gerakan bersama dan sistematis, maka dirasakan perlu untuk membentuk organisasi yang lebih terstruktur dan jelas. Pada 15 Desember 2007 silam di SMPN 58 Setiabudi Jakarta dan bersamaan dengan digelarnya berbagai event besar dari berbagai klub dan komunitas, FSRJ mengadakan pertemuan untuk menyusun organisasi dan memilih pengurusnya. Hadir saat itu perwakilan lebih dari 30 klub dan komunitas. Mulai dari klub pengendara Vespa hingga komunitas yang anggotanya memakai kendaraan dari berbagai jenis sepeda motor. FSRJ akhirnya menyepakati kepemimpinan kolektif dalam bentuk dewan presidium untuk mengakomodir banyaknya jenis sepeda motor yang ikut mendirikan organisasi. Struktur dewan presidium tersebut terdiri dari dua orang masing-masing wakil dari jenis sepeda motor sport, underbone, scooter, komunitas heterogen, dan satu orang perwakilan dari dewan pengarah. Berikut adalah daftar nama anggota Dewan Presidum periode 2007 – 2009:
Sementara Dewan Pendiri yang kemudian Berubah namanya menjadi Dewan Pengarah terdiri dari :
Setelah kepengurusan terbentuk, dalam rapat rapat awalnya, Dewan Presidium merasa perlu untuk memperkuat visinya sebagai organisasi sepeda motor yang hadir untuk menekan angka kecelakaan terhadap pengguna sepeda motor, sehingga kemudian FSRJ merubah dirinya menjadi suatu organisasi nirlaba yang focus kepada keselamatan di Jalan ( Road Safety ) dan terpilihlah nama Road safety Association ( RSA ) dengan tag “ From Motorcyclist to road safety “ , sementara milist FSRJ sebagai media komunikasi tetap berjalan. Walaupun “bendera” RSA ini secara de jure belum dideklarasikan tetapi kehadiran RSA diantara anggotanya terasa begitu nyata salah satunya adalah terciptanya sinergi yang positif antar anggotanya sehingga mampu melaksanakan Safety Riding Course bersama-sama. RSA dalam mengembangkan aktifitasnya banyak berhubungan dengan lembaga pemerintah maupun swasta yang mempunyai keperdulian yang sama, seperti GRSPI ( Global Road Safety Partnership Indonesia ), Yayasan Trotoar ( www.trotoar.org ), DepHub dan Kepolisian RI tentunya. RSA tidak hanya aktif berdiskusi dimilist RSA juga aktif menggugah semua fihak untuk aware terhadap keselamatan para biker, melalui media masa RSA memberikan opininya tentang kondisi jalan yang berlubang, Kondisi sarana parkir untuk pengendara sepeda motor, Opini yang miring tentang pengguna sepeda motor dan lain lain. Dalam memperingati Pekan Keselamatan Transportasi Nasional ke 2 yang baru saja dilaksanakan di Monas pada 20 April yang lalu, RSA mengirimkan wakilnya untuk aktif sebagai bagian dari kepanitiaan, bahkan RSA juga memobilisasi lebih dari 100 Biker untuk melaksanakan aksi pembentangan 20 spanduk yang berisi kampanye keselamatan dijalan di lima titik pada lima wilayah Jakarta. RSA sebagai organisasi yang hadir dari pengendara sepeda motor merasa perlu untuk terus berbuat sesuatu yang nyata dan tidak tergantung dengan pihak lain untuk dapat menekan angka korban kecelakaan lalu lintas, karena RSA menyadari bahwa sebagian besar korban kecelakaan di jalan raya itu adalah pengendara sepeda motor. Forum ini hadir sebagai media komunikasi pemrakarsa dan pemerhati masalah safety riding untuk klub/komunitas sepeda motor, anggota forum ini adalah personal yang diharapkan dapat memberikan pengaruh pada lingkungannya, baik klub maupun komunitas yang diikutinya. Arti Logo Road Safety Association Logo Road Safety Association dibuat oleh partisipan dalam rangka sayembara pembuatan Logo RSA, pemenang pada saat itu adalah Bro Buyung dari TRiC. Pecahan dari gambar nya adalah, manusia merentangkan tangan, dan tiga muka dengan warna merah, kuning, dan hijau, warna itu sendiri perwakilan dari traffic light, atau perwakilan dari salah satu dari sekian banyak rambu lalu lintas. Arti dari logo tersebut adalah RSA diharapkan selalu mengingatkan masyarakat untuk bisa lebih tertib ber-lalu lintas. Serah terima logo dilaksanakan pada saat launching website RSA di MKT, dan ditandatangani perjanjian mengenai kepemilikan dari logo tersebut, juga penyerahan sekedar penghargaan berupa uang tunai, dan helm. Peleburan Anggota Pada musyawarah besar yang dilaksanakan di sekretariat RSA, tanggal 5 Januari 2009, akhirnya diputuskan untuk membuat satu struktur organisasi yang baru, yaitu dengan sistem kepemimpinan tunggal. Seluruh Dewan Pengarah dan Dewan Presidium diharapkan bisa melebur ke tiap divisi yang telah di buat. Struktur Organisasi RSA yang baru (January 2009 -Januari 2010) Koordinator : Rio Octaviano Wk. Koordinator : Eko Cahyo Divisi Litbang : Edo Rusyanto Benny Edy Cahyono Divisi Kegiatan : Dito Roki Ridwan Divisi Humas : Reza Siswandhi Divisi Sekretariat : Fordi Yudhi (bewok) Divisi Merchandise : Lucky Junan Struktur ini tidak tertutup, setiap divisi dapat menambahkan anggota untuk membantu dalam aktifitasnya, dan penambahan anggota divisi harus dengan sepengetahuan dari Koordinator atau Wakil Koordinator yang akan di teruskan ke Divisi Sekretariat. Bergabung Dengan Kami Kami membuka mailing list yaitu
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
, RSA adalah struktur organisasi dengan bentuk LSM, maka kami tidak membuka pendaftaran anggota, melainkan kami membuka pendaftaran untuk relawan, untuk permulaan bisa masuk ke mailing list kami tersebut. Persyaratan bisa di lihat di sini.
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||||||||||||||||
| Last Updated on Monday, 18 May 2009 04:47 | ||||||||||||||||||||||||||||||























