Indonesia kembali hadir dalam pertemuan antar LSM Keselamatan Jalan Sedunia yang diadakan di Brasilia, Brazil (18-19/11) setelah beberapa pertemuan yang digagas oleh Global Alliance of NGOs for Road Safety yang terbentuk setelah pertemuan di Washington DC 2011 silam.

Indonesia tengah berduka dengan hilangnya nyawa setiap hari, tercatat 76.000 kasus kecelakaan sepanjang Januari-Juni 2015. “73 jiwa tewas setiap hari akibat kecelakaan di Indonesia,” jelas Ivan Virnanda, Ketua Umum Road Safety Association (RSA) Indonesia

Sementara Sekjen, Nursal, mengatakan, “Kami cemburu dengan kasus Terorisme, kami cemburu dengan kasus penyalahgunaan narkoba mendapat perhatian sangat besar oleh negara”.
“Apakah jumlah kematian yang disebabkan Terorisme dan Narkoba mencapai angka lebih dari 73 nyawa setiap hari?”, sergah Lucky Subiakto, selaku Badan Pengawas.

Dengan hashtag #IndonesiaRoadAlert kelanjutan dari #IndonesiaDaruratJalanRaya, RSA Indonesia akan menyuarakan dan mencari solusi terbaik dalam ajang internasional ini, bahkan RSA juga menjadi inisiator dalam wadah komunikasi antar anggota aliansi seluruh dunia ini.

Dalam pertemuan kali ini yang bertajuk 2nd Global High Level Conference on Road Safety, konferensi ini akan mengumpulkan sekitar 1500 delegasi, diantaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan dari berbagai negara, juga ada delegasi senior dari PBB, juga organisasi kemasyarakatan dan sektor swasta. Maka bisa diharapkan, amplifikasi setelah pertemuan ini membuat salah satu solusi ke depannya.

Rio Octaviano, sebagai Badan Kehormatan Road Safety Association akan hadir setelah beberapa pertemuan sebelumnya beliau menjadi perwakilan dalam pertemuan-pertemuan antar LSM Keselamatan Jalan seluruh dunia, juga tidak luput dukungan penuh dari Adira Insurance melalui program mereka Get Home Safely yang membuat perjalanan mulia ini menjadi terwujud. “Indonesia akan terus bergerak sesuai kapasitasnya masing-masing,” tutup Rio.

About Lucky

Disiplin, Tertib, Teratur. 3 hal inilah yang diajarkan oleh orang tua sejak saya kecil sehingga men-darah daging hingga saat ini. Semoga istiqomah.