Rsa.or.id – Dalam rangkaian peringatan Hari Perenungan Bersama untuk Korban Kecelakaan Lalu lintas Jalan di Seluruh Dunia atau World Day of Remembrance for Road Traffic Victim (WDOR), Road Safety Association (RSA) Indonesia tak hanya menggelar aksi di dunia nyata, namun juga melalui dunia maya atau media sosial.

Melalui media sosial Facebook, Twitter dan Instagram, RSA Indonesia mengajak warganet untuk turut serta mengingat korban kecelakaan lalu lintas jalan di seluruh dunia sebagai ‘warning’ bagi semua pengguna jalan agar selalu mendahulukan keselamatan, keamanan, kenyamanan dan kelancaran lalu lintas jalan.

Metode yang digunakan RSA Indonesia dalam menyampaikan pesan WDOR adalah dengan mengunggah beberapa ‘flyer’ secara periodik yang telah disediakan oleh NGO Global Alliance for Road Safety sebagai wadah bernaungnya seluruh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat keselamatan jalan di dunia, dimana RSA Indonesia menjadi satu-satunya perwakilan LSM dari Indonesia.

Melalui official fan pages Facebook dengan jumlah ‘likes’ sebanyak 8.725 akun, RSA Indonesia mempublikasikan materi WDOR selama tiga hari, 13 sampai 15 November 2017. Unggahan yang menggunakan hashtag #worlddayofremembrance itu, mampu menjangkau sebanyak 8.561 warganet pengguna Facebook.

Melalui akun Instagram, RSA Indonesia yang memiliki 1.142 follower, mengunggah sebanyak 6 flyer WDOR dan sebanyak 320 warganet pengguna Instagram menyukai materi WDOR tersebut. Sementara 63 warganet lainnya mengunggah ulang (repost) flyer WDOR tersebut.

Sedangkan melalui akun Twitter yang memiliki 6.221 follower, cuitan seputar WDOR yang menggunakan hashtag #worlddayofremembrance itu dicuitkan ulang oleh 1.137 warganet pengguna Twitter dan disukai lebih dari 400 warganet. (lucky)

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.