Jakarta, rsa.or.id — Pihak kepolisian masih menemukan pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang menggunakan Rotator dan Sirine. Namun kegiatan yang dimulai sejak 11 Oktober 2017 lalu, jumlah pelanggaran terus berkurang. Tercatat sebanyak 6 pengendara bandel yang ditindak polisi pada Ahad (5/11) kemarin.

“Hari ke 26, enam pengendara ditilang. Jika dilihat dari hari sebelumnya, hari ke-25 ada 10 pengendara yang ditilang. Menurun 40 persen,” ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra saat dikonfirmasi, Senin (6/11).

Lebih lanjut Halim menjelaskan, sebanyak 563 pengendara dilakukan penindakan akibat melanggar peraturan dan sebanyak 30 pengendara mendapatkan teguran terhitung mulai tanggal 11 Oktober 2017 lalu.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menambahkan sebagian besar pelanggaran tersebut karena pengguna kendaraan ingin mendapat prioritas saat lalu linta macet.

Adapun alasan lainnya dikarenakan kebanyakan dari mereka lupa mencopot rotaror dan sirine tersebut dari kendarannya.

“Alasannya lupa nyopot (rotator san sirine), kemudian dia ingin agar tak ketahan petugas. Mungkin biar dapat prioritas di jalan,” ujar Budiyanto.

Perlu diketahui, penindakan kendaraan yang menggunakan rotator dan sirine di wilayah hukum Polda Metro Jaya sudah dilakukan sejak 11 Oktober 2017 lalu. Penindakan akam terus dilakukan sampai tanggal 11 November 2017 mendatang.(*)

Sumber: Swamedium.com

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.