Jakarta – Jajaran Direktorat Lalu LintasPolda Metro Jaya mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya mengalami kenaikan selama periode April 2016.

Sebanyak 538 kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang April 2016.
Angka tersebut naik lima persen dibandingkan Maret 2016 dengan angka 511 kecelakaan lalu lintas.

Tetapi angka korban jiwa bisa ditekan meskipun angka kecelakaan tinggi.

Selama periode Maret sampai April 2016 terjadi penurunan angka korban meninggal dunia sebesar 12 persen atau tujuh orang dari jumlah 57 orang menjadi 50 orang.

“Dari aspek kuantitatif terjadi trend peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas periode April dibandingkan Maret 2016,” tutur Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Minggu (8/5/2016).

Kendaraan sepeda motor menempati peringkat pertama jumlah paling banyak mengalami kecelakaan.

Pada periode April 2016 ini, kecelakaan melibatkan sepeda motor terjadi sebanyak 514 kali sementara Maret 2016 sebanyak 459 kecelakaan atau mengalami kenaikan 12 persen.

Sementara itu, kendaraan roda empat jenis sedan berada di urutan kedua.

Pada periode April 2016 ini, kecelakaan melibatkan roda empat terjadi sebanyak 26 kali sementara Maret 2016 sebanyak 18 kali atau mengalami kenaikan 44 persen.

Sedangkan di urutan ketiga ada kendaraan truk tronton.
Pada periode April 2016 ini, kecelakaan melibatkan truk tronton terjadi sebanyak 30 kali sedangkan pada Maret 2016 sebanyak 11 kali atau mengalami kenaikan 173 persen.

Selama periode April 2016 ini, Polda Metro Jaya menyita STNK kendaraan bermotor sebanyak 801 atau naik sebesar tujuh persen dibandingkan Maret 2016 sebanyak 746.

Sementara penyitaan SIM sebanyak 233 atau naik sembilan persen dibandingkan Maret 2016 sebanyak 213.

Sumber: poldametrojayadotinfo

About Lucky

Disiplin, Tertib, Teratur. 3 hal inilah yang diajarkan oleh orang tua sejak saya kecil sehingga men-darah daging hingga saat ini. Semoga istiqomah.