Korban Tewas Naik 81,8% NASIB pengendara sepeda motor (bikers) masih miris. Sepanjang tiga bulan 2009, 20 jiwa melayang sia-sia akibat kecelakaan sepeda motor. Sedangkan mereka yang terpaksa menderita luka-luka mencapai 66 orang. Total korban kecelakaan sepeda motor di Jakarta dan sekitarnya mencapai 86 jiwa. Menyedihkan.Bagaimana jika dibandingkan tiga bulan 2008? Jangan kaget. Korban jiwa naik 81,8%, sedangkan yang luka-luka berkurang 8,3%. Secara keseluruhan, korban kecelakaan naik 2,4%. Pada 2008 total korban kecelakaan sepeda motor mencapai 84 orang, sebanyak 72 luka-luka dan 11 meninggal.Jalan raya di Jakarta dan sekitarnya sepanjang Januari-Maret 2009 masih menyerupai monster. Korban jiwa dari bikers lebih banyak akibat ditabrak kendaraan roda empat dan lebih. Data yang penulis kumpulkan dari situs http://www.lantas.metro.polri.go.id/ menampilkan fakta bahwa angkanya mencapai 33,33%. Bagaimana dengan kecerobohan bikers yang menimbulkan lepas kontrol? Ternyata lebih kecil yakni 16,67%. Melihat populasi sepeda motor yang lebih besar, jumlah kecelakaan akibat motor menabrak motor ternyata jumlahnya mencapai 15,15%. Peluang motor menabrak mobil ternyata lebih kecil jika melihat data motor yang menabrak mobil yakni 10,61%. Kondisi jalan yang rusak dan banyak lubang memicu kecelakaan sekitar 6,06%.Ironisnya, mayoritas korban kecelakaan adalah para pria yang mencapai 85,37%, sedangkan wanita sebanyak 14,63%. Usia ProduktifDari sisi usia, kecelakaan yang melibatkan sepeda motor lebih banyak merenggut para usia produktif yakni 20-39 tahun. Jumlah dari kelompok ini mencapai 78,26%. Sebuah peringatan kepada kita semua para bikers, laju pemiskinan masyarakat akibat kecelakaan di jalan raya masih cukup tinggi. Usia remaja yang menjadi korban kecelakaan sekitar 13,04% , demikian pula dengan usia di atas 40 tahun yang hanya 8,7%.Situasi petang hingga dinihari yakni pukul 18.00-00.00 merupakan rentang waktu paling banyak terjadi kecelakaan yakni 31,82%, kemungkinan para bikers dalam kondisi lelah setelah beraktifitas seharian. Rentang waktu pagi hari hingga tengah hari, ketika mayoritas bikers memulai aktifitas, baik sekolah, kuliah, kerja, dan sebagainya, berkontribusi 25,76%. Sedikit di bawahnya pada area pukul 12.00-18.00 yakni 24,24%. Wilayah Jakarta yang paling banyak terjadi kecelakaan sepeda motor terletak di Jakarta Selatan (54,55%), Jakarta Pusat (15,15%), Jakarta Barat (9,09%), Jakarta Timur (9,09%), Jakarta Utara (6,06%). Sedangkan kawasan sekitar Jakarta berkontribusi 6,06%.Bayangkan, angka-angka di atas merupakan secuil catatan dari kecelakaan yang terekam. Penulis juga mempersempit data kepada kecelakaan yang menimbulkan korban luka dan korban jiwa. Jumlah kecelakaan yang menelan korban tentu masih lebih besar dari sebatas catatan ini. Haruskah kita menambah jumlah korban? (edo) 

About RSA Admin

RSA memfokuskan diri pada isu-isu pentingnya keselamatan jalan dengan menekankan ketaatan kepada peraturan lalu lintas, perilaku berkendara yang tepat dan standar minimum keterampilan berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.